LAWORO,IDEKATA.ID, – Asri Fandi Amrun warga Desa Tangkumaho, Kecamatan Napano Kusambi, Kabupaten Muna Barat (Mubar) mengaku kehilangan 5 ekor sapi miliknya pada bulan Mei 2025.
Setelah melakukan pencarian dan mendapatkan informasi terkait dengan keberadaan Sapinya. ia pun menduga ada seorang warga yang telah menjual sapi miliknya.
Atas dasar itulah, Asri melaporkan salah seorang warga berinisial SPRT masyarakat dari Desa Kombikuno, Kecamatan Napano Kusambi pada pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Kusambi dengan Nomor laporan : B/30/VI/2025/Spk Sek, Perihal laporan pengaduan tentang dugaan pencurian sapi.
Dalam laporan dugaan tindak pidana pencurian yang berawal saat pelapor mendapat kabar dari salah satu saksi yang mengatakan bahwa terlapor telah menjual sapi ternak berciri-cirikan milik pelapor. Sehingga Ia mengecek langsung sapi tersebut pada pembeli dan ternyata betul bahwa sapi tersebut merupakan salah satu miliknya yang hilang.

“Saya sudah Laporkan kasus ini pada tanggal 3 juni kemarin, namun hingga kini prosesnya belum ada informasi dari polsek bagaimana perkembangannya,”tandas Asri
Asri juga mengaku sudah konfirmasi terkait Rekomendasi atau keterangan jual beli. Sapi miliknya yang dijual terduga pada pemerintah Desa Kombikuno dan Rekomendasi tersebut tidak dibuat oleh kepala desa maupun sekdes kombikuno.
Namun Ironisnya Rekomendasi yang ditunjukkan oleh pembeli tersebut berstempelkan dan ditanda tangani atas nama pemdes kombikuno.
Sehingga Hal ini muncul dugaan baru atas pemalsuan surat rekomendasi penjualan sapi miliknya.
“Menurut Asri, kejadian ini telah mengakibatkan kerugian yang cukup besar bagi keluarganya. Ia berharap agar pihak kepolisian resort kusmbi dapat menindaklanjuti kasus ini dengan cepat dan memberikan keadilan bagi dirinya dan keluarganya.”
“Saya berharap kepolisian proses kasus ini hingga tuntas,”tegasnya.
Semntara itu, Pihak Polsek Kusambi, Asdar SH mengatakan bahwa pihaknya sudah menindaklanjuti laporan dugaan pencurian tersebut dan sudah mendatangi pihak terlapor.
“Saya dirumahnya penjual sapi ini, tapi belum ada orangnya, saya sudah titip pesan sama anaknya supaya kapolsek besok pagi jam 10, Saya sudah ambil nomor istrinya juga. Malam saya hubungi lagi dia,”katanya pada awak media melalui pesan Whatsapp, Rabu sore 4 juni 2025.
Selanjutnya pihaknya akan melakukan pemanggilan susulan dengan surat pangilan yang resmi pada terlapor dan melakukan penyelidikan serta melakukan komukasi pada pembeli sapi.
Reporter: Muh. Aswan Uruti












