Turut Berduka, Bupati Muna Barat Sambangi Rumah Almarhumah Wa Ode Hartia

Ketgam Bupati Muna Barat La Ode Darwin bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Muna Barat Rhika Purwaningsih Darwin, Sekretaris Daerah Ibrahim Rasimu, dan jajaran pimpinan OPD melakukan kunjungan ke rumah duka (Idekata.co.id

LAWORO,IDEKATA.CO.ID, 15 Juli 2026 — Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Muna Barat Rhika Purwaningsih Darwin, Sekretaris Daerah Ibrahim Rasimu, dan jajaran pimpinan OPD melakukan kunjungan ke rumah duka di Desa Umba, Kecamatan Napano Kusambi, pada Rabu (15/7/2026).

Kedatangan rombongan pemerintah daerah tersebut untuk menyampaikan rasa duka dan memberikan bantuan langsung kepada keluarga Waode Hartia (48) yang meninggal dunia pada Senin (13/7/2026) sore sekitar pukul 18.00 WITA.

Berdasarkan laporan yang diterima Pemkab, insiden terjadi saat korban pulang dari kebun menuju rumah. Diduga korban terlebih dahulu digigit lalu dililit ular piton hingga tidak tertolong.

Di lokasi, Bupati Darwin bertemu dengan suami almarhumah, La Karimadi (52), beserta kedelapan anak mereka. Ia menyampaikan empati mendalam atas musibah yang menimpa keluarga tersebut.

“Kami titip pesan kepada keluarga agar tabah dan sabar. Ini ujian yang datang di luar dugaan kita. Segalanya sudah menjadi ketetapan Allah SWT,” ujar Darwin.

Selain bersilaturahmi, Bupati juga menyerahkan santunan pribadi sebagai bentuk kepedulian Pemkab terhadap warga yang sedang berduka.

Menyikapi peristiwa ini, Darwin mengingatkan masyarakat Muna Barat agar meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di kebun, hutan, dan wilayah yang menjadi habitat satwa liar.

“Secara geografis wilayah Sulawesi Tenggara, termasuk Muna Barat, memang menjadi habitat ular piton. Terutama di area perkebunan dan perbatasan hutan. Karena itu saya minta masyarakat selalu berhati-hati, perhatikan lingkungan sekitar saat beraktivitas, dan jangan lengah,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Muna Barat berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Sekaligus, kejadian ini menjadi pengingat bersama agar keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas di luar rumah.

 

Reporter: Muh. Aswan Uruti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *