Penunjukan Kader Asal Sultra ini Dinilai Angin Segar Untuk Konsolidasi Marhaenis Nasional & Penguatan SDM Daerah di Posisi Strategis

Ketgam Ketua Harian DPP GPM, Abdul Rajab Saputra Kemeja & Eks Ketua DPC GMNI Kendari, Rasmin Jaya Kemeja Merah (Idekata.Co.Id)

KENDARI,IDEKATA.CO.ID, 18 April 2026 — Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis (DPP GPM) resmi menunjuk Abdul Rajab Saputra sebagai Ketua Harian DPP GPM periode 2026–2030. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP GPM Nomor 001/1.2/DPP.GPM/VI/2026.

Penunjukan ini disambut positif kalangan pemuda Sulawesi Tenggara. Eks Ketua DPC GMNI Kendari, Rasmin Jaya, menyebut momentum ini sebagai “angin segar” bagi generasi muda Sultra untuk menduduki posisi dan jabatan strategis di level nasional.

“Sebagai sesama generasi muda Marhaenis Sultra, sudah seyogyanya kita berikan support dan dukungan moril. Tujuannya untuk terus memperkuat jejaring dan memperluas konsolidasi Marhaenis, bukan hanya di Sultra tapi juga secara nasional,” tegas Rasmin Jaya.

Rasmin menyoroti rekam jejak Abdul Rajab yang sebelumnya menjabat Ketua DPD GPM Sultra dan dipercaya sebagai Ketua Panitia Nasional Kongres GPM di Bali. Menurutnya, capaian itu bukti SDM Sultra mulai diperhitungkan di kancah nasional.

“Ini bukan hanya membawa nama pribadi dan organisasi, tapi juga daerah. Ke depan dampaknya bisa dirasakan langsung masyarakat, terutama di tengah perubahan zaman yang serba cepat,” harapnya.

Ia juga mendorong agar distribusi kader GPM ke depan menjangkau semua ruang dan sektor pengabdian. Tujuannya jelas: membuat daerah semakin sejahtera lewat kader-kader potensial yang duduk di posisi strategis. Rasmin memandang dinamika, tantangan, dan hambatan organisasi sebagai proses pendewasaan kader.

“Ini lumrah dalam organisasi. Justru dari situ kader jadi semakin dewasa, matang, dan organisasi tumbuh berkembang,” tegasnya.

Sebagai sesama Marhaenis, Rasmin menyatakan kesiapannya mendukung penuh kepemimpinan nasional baru. Ia percaya GPM akan semakin solid, militan, dan relevan menjawab tantangan zaman. Kader-kadernya juga dinilai mampu bersaing di ruang pengabdian apa pun.

Lebih jauh, Rasmin berharap jabatan strategis yang diemban generasi Sultra bisa membuka perspektif baru: bahwa SDM Sultra tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia mendorong ini jadi inspirasi sekaligus ruang kolaborasi dan sinergi lintas elemen, khususnya di Cipayung Plus.

“Kepemimpinan baru DPP GPM harus lebih terbuka untuk kolaborasi lintas kelompok pemuda dan lebih aktif menghadirkan gagasan kebangsaan di ruang publik,” ujarnya.

Amanah ini, lanjut Rasmin, harus menjadi energi untuk memperkuat konsolidasi organisasi secara nasional sekaligus mempercepat pengembangan generasi muda Sultra. Kepemimpinan Abdul Rajab diharapkan jadi ujung tombak yang memperkuat hubungan pengurus pusat dan daerah.

Penunjukan Abdul Rajab Saputra kini memunculkan optimisme besar dari pemuda Sultra. Perhatian publik tertuju pada bagaimana amanah tersebut diwujudkan lewat program dan kerja organisasi yang berdampak nyata bagi kader maupun masyarakat luas.

 

Reporter: Muh. Aswan Uruti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *