Bupati Cup atau Koni Cup II Siap Digelar Kembali di Muna Barat Buru Bibit Pemain Nasional

Ketgam Bupati Muna Barat La Ode Darwin (Idekata.co.id)

Laworo,Idekata.co.id, 31 Agustus 2025 – Pemerintah Kabupaten Muna Barat bersama KONI Muna Barat resmi menyiapkan hajatan besar akhir tahun ini. Kejuaraan sepak bola Bupati Cup atau KONI Cup II dijadwalkan bergulir pada akhir 2026 hingga awal 2027 mendatang.

Berbeda dari turnamen sebelumnya, ajang kali ini akan mempertemukan para juara. Seluruh tim yang meraih peringkat 1, 2, dan 3 di tiap kecamatan se-Muna Barat yang aktif menggelar kompetisi sepak bola, wajib tampil. Tujuannya satu: mengukur secara nyata kompetensi dan kapasitas pemain-pemain handal di Bumi Liwu Mokesa.

“Kami tidak ingin ini hanya jadi seremoni. Ini panggung seleksi. Dari sini kita lihat siapa yang punya mental, teknik, dan daya juang untuk naik ke level lebih tinggi, bahkan ke kancah nasional,” ujar Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, Senin malam (31/8).

Menurut Bupati, olahraga adalah investasi SDM jangka panjang. Lewat sepak bola, anak muda Muna Barat ditempa bukan hanya fisik, tapi juga karakter: disiplin, kerja sama, dan pantang menyerah.

KONI Cup I sebelumnya sudah membuktikan perannya sebagai barometer pencarian bakat. Kini di edisi kedua, targetnya dinaikkan. Bupati Cup / KONI Cup II diharapkan menjadi gerbang pembinaan berkelanjutan menuju prestasi puncak.

“Sepak bola adalah bahasa pemersatu. Kalau dibina dengan benar, anak-anak Muna Barat bisa bersaing dengan daerah lain. Bahkan bisa tembus tim nasional,” tegas La Ode Darwin.

Untuk tuan rumah, Pemda masih mengkaji tiga lokasi potensial: Kecamatan Lawa, Kusambi, dan Tiworo. Sebelumnya, Lapangan Wamelai di Lawa dan Lapangan Desa Guali di Kusambi sudah menjadi saksi lahirnya banyak turnamen lokal.

Pemilihan lokasi final akan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, akses masyarakat, dan pemerataan.

Lebih dari soal trofi, Pemkab menargetkan dampak sosial dan ekonomi. Ribuan penonton, UMKM, pelaku pariwisata, hingga sektor jasa diprediksi bergerak selama turnamen berlangsung. Dengan begitu, Muna Barat diproyeksikan menjadi barometer pembinaan sepak bola di jazirah Sulawesi Tenggara.

Panitia menegaskan, pintu seleksi terbuka untuk semua. Tidak ada jalur khusus. Yang berbicara adalah kualitas di lapangan.

“Ini kesempatan emas bagi anak muda. Tunjukkan kemampuan terbaikmu. Siapa tahu, dari Muna Barat lahir pemain yang membela nama daerah, bahkan nama Indonesia,” kata perwakilan KONI Muna Barat.

Dengan semangat bersama membangun generasi emas yang Sehat, Cerdas, dan Berbudaya, Pemkab Muna Barat berharap Bupati Cup / KONI Cup II 2026 bukan hanya melahirkan juara, tetapi juga melahirkan harapan baru bagi sepak bola daerah.

 

 

Reporter: Muh. Aswan Uruti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *