Moramo Utara, Idekata.co.id, – 4 Agustus 2026 – Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Teknologi Rocket Stove untuk masyarakat dan Pemerintah Desa Puasana, Kecamatan Moramo Utara.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program PKM bertajuk Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Penggunaan Kompor Biomassa Rocket Stove sebagai Kompor Hemat Bahan Bakar di Kecamatan Moramo Utara.
Dalam kegiatan tersebut, Tim PKM memperkenalkan Rocket Stove sebagai teknologi tepat guna berbasis biomassa. Materi yang disampaikan meliputi manfaat, prinsip kerja, jenis bahan bakar yang bisa digunakan, serta potensi alat ini sebagai alternatif kompor hemat untuk kebutuhan rumah tangga.
Sesi pertama diisi dengan pengenalan komponen dan konstruksi dasar Rocket Stove. Masyarakat dan perangkat desa diberikan penjelasan tentang bahan yang dibutuhkan, fungsi tiap komponen, serta tahapan pembuatan dan perakitan alat.
Tim PKM juga memberikan edukasi terkait penggunaan dan perawatan Rocket Stove. Melalui pemutaran video demonstrasi, peserta melihat langsung proses mulai dari persiapan bahan bakar biomassa, penyalaan, pembakaran, hingga pemanfaatan panas untuk memasak. Tim menekankan pentingnya perawatan rutin seperti membersihkan ruang bakar, membuang sisa abu, dan mengecek kondisi komponen.

Antusiasme terlihat saat sesi diskusi. Masyarakat dan Pemerintah Desa Puasana aktif bertanya seputar jenis bahan bakar, biaya pembuatan, cara penggunaan, perawatan, hingga peluang penerapan di desa.
Teknologi ini dinilai menarik karena memanfaatkan biomassa yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar sebagai bahan bakar alternatif.
Pemerintah Desa Puasana menyambut baik program ini dan menyatakan dukungan untuk realisasi Rocket Stove agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga. Dukungan ini diharapkan menjadi pondasi keberlanjutan program PKM.
Ke depan, Tim PKM menargetkan kegiatan tidak berhenti di sosialisasi. Tahap selanjutnya berupa realisasi pembuatan alat, demonstrasi langsung, dan pendampingan kepada masyarakat. Dengan begitu, Rocket Stove diharapkan dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengoptimalkan pemanfaatan biomassa lokal di Moramo Utara.
Kegiatan ini menjadi langkah awal kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mengembangkan teknologi sederhana, tepat guna, dan sesuai kebutuhan setempat.
“Anggota Tim PKM, Dr. Prinob Aksar, ST, MT, sampaikan Kami sangat senang melihat antusiasme masyarakat Desa Puasana hari ini. Rocket Stove ini bukan teknologi yang rumit. Bahannya sederhana, bisa dibuat dari material yang ada di sekitar, dan bahan bakarnya bisa dari ranting, sekam, atau limbah kayu yang selama ini mungkin hanya dibuang.”
Tujuan kami sederhana: membantu ibu-ibu dan keluarga di Moramo Utara memasak dengan bahan bakar yang lebih hemat, asap lebih sedikit, dan tidak tergantung sepenuhnya pada gas atau kayu bakar dalam jumlah besar.
Kami berharap setelah sosialisasi ini ada langkah nyata. Tim PKM siap mendampingi proses pembuatan pertama, uji coba langsung, sampai masyarakat bisa mandiri membuatnya sendiri. Dukungan dari Pemerintah Desa Puasana juga jadi semangat besar bagi kami.
Semoga Rocket Stove bisa jadi salah satu solusi kecil yang memberi dampak besar untuk efisiensi energi dan pemanfaatan sumber daya lokal di desa. Tutup Prinob
Redaksi












